Mengenal Apa Itu Persalinan Buatan, Moms Jaman Now Harus Tau


Menurut DepKes RI tahun 2008 pengertian persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta, dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu. Persalinan dimulai (inpartu) sejak uterus berkontraksi dan menyebabkan perubahan pada serviks (membuka dan menipis).

Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban terdorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37 – 42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin (Saifuddin, 2008; 100).

Persalinan Buatan adalah persalinan yang berakhir dengan bantuan tenaga dari luar dan diakhiri dengan suatu tindakan. Misalnya terjadinya obstruksi dengan melakukan tindakan forceps atau dengan tindakan bedah sectio caesaria, dan vakum ektraksi.

Mungkin anda juga tertarik dengan artikel berikut ini : Jika Hari Perkiraan Lahir Meleset? Moms Harus Tau apa itu Persalinan anjuran

Vakum Ektraksi

vakum ektraksi
vakum ektraksi

Tindakan Forceps

Tindakan forceps
Tindakan forceps

Persalinan buatan ini mulanya terjadi karena seorang ibu melahirkan secara normal, namun ditengah proses persalinan normal tersebut menjadi persalinan patologi yang menyebabkan ibu harus segera ditangani oleh alat seperti vakum ekstaksi atau forceps untuk segera mengeluarkan janin. Biasanya terjadi karena ibu kelelahan mengedan namun kepala bayi sudah nampak pada jalan lahir.

Adapun penyebab terjadinya persalinan buatan adalah kondisi janin dan ibu hamil itu sendiri seperti: Letak sungsang, riwayat bedah sesar, persalinan lama, panggul sempit, dll.

Bentuk Persalinan

Bentuk persalinan menurut Manuaba (2009; h. 144) adalah:

  1. Persalinan spontan. Bila persalinan berlangsung dengan tenaga sendiri.
  2. Persalinan buatan. Bila persalinan dengan rangsangan sehingga terdapat kekuatan untuk persalinan.
  3. Persalinan anjuran. Yang paling ideal sudah tentu persalinan spontan karena tidak memerlukan bantuan apapun yang mempunyai trauma persalinan yang paling ringan sehingga kualitas sumber daya manusia dapat terjamin.